Diberdayakan oleh Blogger.

Sabtu, 08 Mei 2021

CARA BERKOMUNIKASI DENGAN ANAK REMAJA

0 comments

Masa-masa remaja dapat menjadi masa yang mengerikan. Selama fase ini, anak anda melakukan hal-hal baru dan menarik, tetapi terkadang mereka kehilangan kendali, melewati batas dan membuat banyak masalah. 

Bahkan tidak jarang anak remaja merasa harus menjauh dari orang tuanya dan mulai menegaskan kemandiriannya. Tidak heran mereka terkadang bertindak seolah-olah mereka adalah pusat alam semesta. 

Jika masalah ini terasa familiar untuk anda, tarik napas dalam-dalam dan ingatkan diri Anda bahwa anak Anda sedang mengalami masa remaja yang mengerikan. Ini adalah fase yang akan berlalu, dan tugas Anda sebagai orang tua sangatlah penting dalam masa ini. 

Berikut adalah beberapa tips bagi orang tua untuk menjalin komunikasi yang baik dengan anak remajanya:

Mendengarkan – Poin pertama dari tips menghadapi anak remaja adalah dengan mendengarkan. Jika Anda ingin tahu tentang apa yang terjadi dalam kehidupan anak remaja Anda, mengajukan pertanyaan langsung mungkin bukanlah cara yang efektif. 

Terkadang cara terbaik untuk mengetahui kehidupan anak anda adalah dengan duduk dan mendengarkan. Mengajukan pertanyaan secara langsung dapat membuat anak remaja merasa diinterogasi sehingga mereka akan merasa tertekan dan mulai bersifat defensif. 

Jadi dengarkanlah dengan seksama saat mereka menceritakan keseharian mereka secara sukarela, anda akan dapat mengetahui siapa sahabat mereka, di mana mereka suka nongkrong dan lain sebagainya.

Validasi perasaan mereka – Sebagai orang tua kita terkadang memiliki dorongan untuk mencoba memecahkan masalah anak-anak kita, terkadang kita bahkan tidak dapat mengerti mengapa anak kita merasa kalut untuk masalah yang terasa kecil bagi kita. 

Jadi, ketika anak anda merasa sedih karena putus dari pacarnya, cobalah menunjukkan rasa empati dengan mengingat kembali masa remaja anda di mana kita juga dulunya mengalami masa sulit ini.

Tunjukkan bahwa anda percaya kepada mereka. Remaja ingin dianggap serius, terutama oleh orang tuanya. Temukan cara untuk menunjukkan bahwa Anda memercayai anak remaja Anda. Meminta bantuan padanya menunjukkan bahwa Anda percaya kepadanya. 

Beri tahu anak remaja anda bahwa anda percaya mereka dapat melakukan hal baru.

Jangan jadi diktator. Tetapkanlah aturan, tetapi anda harus menjelaskan mengapa aturan tersebut dibuat. Anak remaja suka melakukan berbagai hal yang melewati. Jadi jika anda ingin anak anda pulang ke rumah sebelum jam 9 malam, maka anda harus menjelaskan alasannya agar semuanya terasa masuk akal nagi mereka.

Berikan pujian. Orang tua sangat suka memuji anak-anaknya ketika mereka masih kecil, tetapi remaja juga membutuhkan pujian yang sama untuk mendorong rasa percaya dirinya. 

Remaja mungkin bertingkah seolah-olah mereka terlalu keren untuk peduli dengan apa yang dipikirkan orang tuanya, tetapi kenyataannya, mereka masih menginginkan persetujuan Anda. Jadi pujilah mereka untuk hal-hal baik yang mereka lakukan.